8 Tips Merawat Sofa di Rumah Agar Selalu Baru dan Tetap Nyaman

EKTORP sofa 2 dudukan | IKEA Indonesia

Dalam sebuah rumah, sofa merupakan salah satu furniture yang sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dan tidak asing dengan keberadaannya. Perpaduan yang serasi antara sofa dan interior ruangan akan menciptakan keindahan tersendiri pada ruangan tersebut.

Namun, kebanyakan orang masih belum memahami cara merawat sofa. Apa yang bisa Anda lakukan untuk memastikan sofa tetap terlihat bagus bertahun-tahun kemudian? Selain kualitas bahan sofa, Anda juga bisa merawat dan membersihkan sofa secara rutin agar furnitur Anda tetap terlihat baru.

 

  1. Rutin Membersihkan Sofa dengan Vacum Cleaner

Cara merawat sofa selanjutnya adalah dengan rutin membersihkan sofa dengan penyedot debu yang ujung-ujungnya tersangkut di antara sofa. Jangan lupa untuk memeriksa tepi jahitannya, yang juga harus dibersihkan.

 

  1. Hindari Meletakkan Sofa Terpapar Sinar Matahari Langsung

Cara yang bisa Anda lakukan adalah proses menata atau menempatkan sofa. Hal ini menjadi sangat penting karena keadaan sofa, baik tekstur maupun warnanya, akan berubah jika diletakkan di tempat yang salah, misalnya diletakkan pada sofa di bagian ruangan yang terkena sinar matahari langsung.

 

  1. Jangan Biarkan Hewan Peliharaan Bermain di Sofa

Jangan biarkan hewan peliharaan Anda bermain di sofa terlalu sering, itu akan menyebabkan bulu hewan peliharaan Anda rontok dan tersangkut di antara sofa. Jika hal ini sudah terjadi, maka cara membersihkannya dengan penyedot debu, apalagi jika bahan sofa Anda adalah kain dengan jahitan yang mudah terperangkap debu dan bulu halus.

Ini membutuhkan perhatian lebih untuk pembersihan, seperti menyikat sedikit sudut dengan plastik berbulu lembut, kemudian menggunakan vakum untuk memastikan semuanya bersih.

 

  1. Hindari Duduk di Lengan Sofa

Kebiasaan ini, terkadang tidak disengaja, dapat berdampak negatif pada struktur sofa. Biasanya sofa akan penuh ketika mereka berkumpul dan mengobrol dengan anggota keluarga lainnya.

Dengan begitu, Anda atau orang lain akan memiliki refleks untuk duduk di lengan sofa sehingga Anda tetap bisa mengobrol satu sama lain. Kebiasaan ini hanya akan menyebabkan sofa melorot atau cepat rusak.

 

  1. Rutin Menjemur Sofa

Sofa tidak boleh terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama. Namun, pengeringan sofa harus dilakukan dalam jangka waktu tertentu.

Mengeringkan sofa dan bantal sofa dapat membantu menghilangkan jamur dan bau tidak sedap yang ditimbulkannya di sofa basah. Anda juga dapat mengetuk sofa dan bantal sofa untuk menghilangkan debu yang menempel.

 

  1. Jangan Bersihkan Noda dengan Kasar

Saat menyikat noda di sofa, berhati-hatilah. Jika terlalu kasar, bahan sofa bisa mudah rusak.

Cukup bersihkan dengan menepuk atau mengelap bagian yang kotor dengan ringan. Jika noda terasa cukup membandel, Anda bisa menggunakan cairan pembersih.

 

  1. Gunakan Kain Basah untuk Membersihkan Noda

Jika Anda membersihkan sofa dengan air secara langsung, mungkin akan ada bau apek, terutama jika tidak benar-benar kering. Selain itu, terdapat bahan sofa yang tidak tahan air, sehingga mudah rusak dan kehilangan kilaunya.

Anda bisa menggunakan kain basah untuk mengatasinya untuk menghilangkan noda di sofa. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan bahan pembersih khusus untuk sofa agar tahan lama.

 

  1. Beri Lapisan Minyak

Ada lapisan minyak di permukaan sofa kulit. Lapisan minyak ini berfungsi untuk menutupi permukaan agar tidak mudah retak.

Pada akhirnya, ketika lapisan minyak ini mulai memudar, itu akan merusak sofa Anda karena terlalu kering. Untuk itu, Anda perlu lebih memperhatikan sofa kulit ini dengan mengoleskan lapisan minyak ke permukaan sofa sebagai kondisioner atau semacam pelembab.