Bagaimana Perkembangan Otak Anak Sejak Lahir?

Otak merupakan mesin yang mengendalikan semua fungsi dan aktivitas tubuh manusia. Ketika Anda ingin bergerak atau melakukan sesuatu, otak Anda memerintahkan dan mengontrolnya. Kecerdasan, kreativitas, emosi, dan ingatan juga termasuk di antara banyak hal yang diatur oleh otak. Lalu bagaimana perkembangan otak anak mulai dari bayi?

Otak Mulai Terbentuk Sejak Dalam Kandungan

Di otak manusia, pada minggu keempat pembuahan, tabung saraf akhirnya mulai menutup. Tabung saraf merupakan jaringan saraf paling matang yang terbentuk selama pembuahan, mirip dengan cacing tanah yang berjalan di sepanjang bagian belakang embrio.

Pada minggu ketiga kehamilan, embrio yang sedang berkembang telah membentuk jalur saraf yang mendasari struktur otak. Otak manusia kemudian terus berkembang seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, ditandai dengan munculnya sel-sel saraf (neuron) yang membentuk struktur dan fungsi baru di dalam otak.

Setiap neuron terhubung dengan neuron lain untuk membentuk sistem saraf dengan dendrit dan serat yang disebut akson. Berikut ini merinci proses perkembangan otak anak mulai dari anak lahir hingga ia beranjak usia anak-anak.

Perkembangan Otak Manusia Dari Bayi Hingga Anak-Anak

1. Saat bayi dilahirkan

Rata-rata pertumbuhan sel otak saat dalam kandungan adalah sekitar 250.000 sel otak baru per menit. Sekitar 100 miliar neuron terbentuk ketika seorang anak lahir, jadi otak anak setara dengan ukuran otak orang dewasa sebanyak 60%.

Saat lahir, myelin, zat lemak yang melindungi akson otak dan membantu impuls lewat lebih cepat, sudah diproduksi di otak yang terletak di dekat sumsum tulang belakang. Bagian otak ini bertanggung jawab untuk mengatur fungsi dasar seperti bernapas, makan, dan mengatur detak jantung.

2. Masa anak-anak

Pada usia tiga tahun, otak manusia tumbuh hingga 80% seukuran otak orang dewasa. Pada usia ini, otak sebenarnya memiliki lebih dari 200% sinapss. Sinaps adalah koneksi yang memungkinkan informasi ditransmisikan antara akson dan sel yang tumpang tindih. Saat anak tumbuh dan berkembang, otak mulai menghancurkan sinapss yang tidak penting, sehingga otak lebih fokus pada koneksi penting.

Pada usia 5 tahun, perkembangan otak menjadi lebih cepat. Setiap pengalaman yang dialami seorang anak menciptakan sinapss. Oleh karena itu, perkembangan otak anak menyesuaikan dengan lingkungan anak. Ketika seorang anak mengalami pengalaman negatif, otak membentuk trauma dan ingatan negatif melalui sinapss yang terbentuk. Namun di sisi lain, upaya pemulihan juga lebih efektif dibandingkan jika dilakukan di hari tua.

Ini merupakan pencapaian yang membahagiakan bagi orang tua jika bayi tumbuh sehat dan memiliki tumbuh kembang yang baik. Ayah dan ibu dapat melengkapi kebutuhan gizi anak dengan Nutren Junior untuk mendukung perkembangan otak anak. Satu gelas Nutren Junior mengandung protein whey, omega 3 dan 6, DHA, serat pangan, 13 vitamin dan 9 mineral penting untuk tumbuh kembang si kecil.